GARIS TANGAN, CAMPUR TANGAN,
BUAH TANGAN, SERIBU TANGAN
Alkisah seorang otorisator membubuhkan tanda TANGAN pada sebuah Surat Keputusan (SK) Mutasi Jabatan pegawai, kemudian dengan cepat SK tersebut berpindah TANGAN dari sekretariat menyebar ke seantero tempat (bak TANGAN gurita) dalam bentuk salinan/ tindasan/Fax/PDF/SMS. Seperti hukum dunia yang mengenal 2 sisi : baik-buruk, hitam-putih dll, maka penempatan pegawai juga mengenal 2 sisi tersebut : tempat baik-buruk, tempat basah-kering, Jawa-luar Jawa, terpencil-tidak terpencil, daerah konflik-bukan daerah konflik. Oleh karena itu dicanangkannya SK mutasi jabatan menjadi ramai dipergunjingkan dikalangan pegawai.
Bagi yang berkenan (baca sesuai harapan) dengan SK di TANGANnya akan tersenyum gembira sembari menerima jabat TANGAN dari kolega, tapi seterunya bilang ah itu pasti ada campur TANGAN dari sohibinya. Dia kan termasuk kaki TANGANnya pak Buyung di pusat sana. Perbincangan mengenai tempat dimana pegawai dimutasikan menjadi semakin ramai, bahkan kemudian disangkut-pautkan dengan garis TANGAN segala. Ada yang bilang si Badu karena sering nyuci garis TANGANnya jadi buram sehingga dia ditempatkan di daerah konflik. Yang lain berargumentasi (ini berdasarkan pengalaman empiris teman sekost nya) sehari nyuci dua kali malahan mendapat promosi jabatan. Sementara di ujung tempat kost yang merasa sudah waktunya ikut mutasi tetapi belum terangkat hanya berpangku TANGAN, ketika ditanya dia hanya angkat TANGAN sembari mencibir “mutasi apaan tuhâ€, beruntung emosinya masih dalam kendali sehingga tidak menjadi ringan TANGAN. Mengapa dia demikian terpukul? Ternyata orang yang pernah menjanjikan jabatan cuci TANGAN. Yang merasa senang karena mutasi ke tempat relatif lebih baik terkadang lupa diri, langsung lepas TANGAN terhadap tugas/pekerjaan lamanya, sibuk mengantar buah TANGAN sebagai perwujudan rasa syukur kepada tim suksesnya atau kepada yang berjasa. Tapi mudah-mudahan tidak sampai pada perilaku cium TANGAN segala.
Ketika perpisahan dilakukan, sang pimpinan yang bijak mengajak segenap pegawai untuk menerima SK tersebut dengan TANGAN terbuka, legowo, ikhlas, toh semua itu adalah berkat TANGAN- TANGAN Tuhan. Apa yang menurut kita jelek saat ini bisa jadi ternyata baik di kemudian hari, walahualam bisawab, katanya. Indonesia nan luas ini terdiri dari beribu pulau nan terpencil membutuhkan sentuhan TANGAN saudara yang menurut penilaian pimpinan cakap. Kita ini adalah wayang-wayang yang harus manut dengan TANGAN sang dalang. Marilah kita menengadahkan TANGAN memohon kepada Allah akan keselamatan kita bersama. Menyejukkan sekali sambutannya, semuanya larut dalam suasana perpisahan sebuah keluarga, pegawai wanita sampai merogoh sapu TANGAN untuk menyeka air mata yang berlinang. Ketika rombongan pengantar tiba di bandara mereka pun harus rela melambaikan TANGAN melepas kepergian sang teman dan pimpinan menuju ke tempat baru.
Sahabat, teman, rekan, kawan dan saudara2 yang kami sayangi, menurut kalian setelah reorganisasi ini apakah nasib qta akan terombang ambing dari satu tempat ketempat yang lain. Semoga saja tidak!!! Qta berharap dan selalu berdoa, seperti yang akan qta lakukan seandainya tangan ini tidak bisa berbuat, qta akan pasrah dengan mengangkat kedua tangan seraya menengadahkan TANGAN berdoa kepada ALLAH SWT, jika hanya itu yang bisa qta lakukan. Jangan meniru Lagunya Radja yang berjudul “Angin” kalau tidak salah syairnya “Angin bawalah jiwaku melayang… Angin dengarlah bisikan hatiku…. Dan seterusnya karena meminta kepada angin adalah syirik, syirik itu dosa, dosa itu masuk neraka
Sampai disini tulisan TANGAN ini dibuat. Tulisan ini dibuat dibawah TANGAN, tidak ada maksud menyindir/melukai seseorang. Saya hanya menarasikan dari perbincangan ramai. Maaf.
Pertamax Ngomong-ngomong soal tangan, emang tangan tuh sangat berguna. Contohnya seperti ringan tangan suka membantu, dan Gol “Tangan Tuhan” nya MAradona yg buat geger he he he…
Wah KPPN Pontianak yang sudah Prima itu toh.. Aku tau itu.. Hebat loh katanya..(hehehe..)
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Segala Puji hanya milik Allah SWT, Sholawat untuk Rosulullah SAW. Marilah kita sama-sama untuk sering mengangkat TANGAN dalam arti selalu meminta pertolongan kepada Pemilik Kahidupan Allah SWT seraya selalu berdoa agar dalam perjalanan hidup kita dalam usaha kita selalu dalam RIDHO Illahi. Jangan lupa disetiap aktivitas hati kita jangan lupa untuk berdzikir mohon MAGHFIROH dan keberkahan. Moga hidup kita selalu dalam limpahan ROHMAH, hidayah, inayah-Nya.
Mari kita tingkatkan kerjasama, solidaritas, serta seimbangkan kehidupan dunia dan akherat mudah-mudahan kebahagiaan dan kesejahteraan di dunia dan akherat bisa kita rasakan amin ya robbal alamin….
Moga ilmu kita bisa bermanfaat marilah kita sama-sama belajar untuk menjadi yang terbaik. TANGAN di atas lebih baik dari TANGAN di bawah termasuk dalam mengajarkan apa yang kita bisa.
Hidup KPPN Pontianak, moga berjaya selalu amin….
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh